Tips Trading Cryptocurrency Asset yang Simpel dan Menguntungkan

Amirus Arragil | Kamis, 14 Feb 2019 - 10:25 AM

Asset Digital baru baru ini semakin menjamur dan menjadi trend untuk kalangan milenial. Namun rata-rata dari mereka hanya mengandalkan Airdrop atau Bounty yang bisa mereka dapatkan secara gratis, dalam artian mereka hanya mencari kesenangan sesaat karena adanya asset gratis yang dibagikan developer untuk mengenalkan asset mereka.

 

User-user tersebut rata-rata tidak memanfaatkan platform trading yang disediakan untuk memaksimalkan profit mereka. Karena mereka hanya mengejar profit dari harga yang ditawarkan diawal yang biasanya tinggi. Adapula yang ramai-ramai menjual asset karena panik harga akan turun drastis.

Baca juga

 

Nah kali ini saya akan mencoba share mengenai Tips dan Trik Trading asset digital yang simpel namun tetap profit. Kunci dasar trading asset digital sama seperti halnya kalian beli barang A dipasar dengan harga 1000 kemudian anda jual dengan harga 1200. Selisih dari 1200-1000= 200 inilah keuntungan kita. keuntungan 200 yang kemudian dikalikan jumlah barang yang anda beli.

 

Dari gambaran diatas, cukup mudah ditebak bukan, sama seperti dagang dipasar. Mari kita bahas tips sederhana dari saya untuk trading asset digital dengan simpel dan menguntungkan.

 

#1. PERHATIKAN CHART MARKET

Tips yang pertama adalah perhatikan pergerakan dari pasar, karena chart inilah yang menggambarkan transaksi yang terjadi di market, ada kalanya harga naik adapula harga cenderung turun. Tips nya adalah. 

Pada saat Harga turun, siapkan dana lebih untuk BUY atau membeli asset sebanyak mungkin. 

Pada saat harga naik, Siapkan asset anda untuk menjual dengan spread/ selisih tinggi dari harga beli.

Seperti gambar dibawah ini

 

 

BUY= Berarti anda waktu nya Membeli

SELL= Berarti anda waktunya Menjual

 

#2. PERHATIKAN FEE TRADING

Setiap anda melakukan transaksi trading, dengan jumlah berapapun, anda harus membayar fee trading dalam setiap transaksinya, Fee ini bermacam-macam nominalnya, ada yang mengambil 0.1%, 0.2%. Dari setiap transaksi artinya asset anda akan diambil sejumlah prosentase fee.

 

Kenapa harus memperhatikan fee?

 

Karena dengan memperhatikan fee maka anda bisa menentukan harga jual yang pas untuk asset anda agar mendapatkan keuntungan. Jika anda menjual tanpa memperhatikan fee, yang ada bukan untung, melainkan buntung. Asset anda berkurang dan anda rugi. Hal inilah yang menimpa banyak trader pemula.

 

#3. DURASI WAKTU

Dalam Dunia crypto market, ada dua tipe trader yaitu,

  1. Short Term Trader
  2. Long Term Trader

 

Apa Bedanya?

Short Term Trader adalah penjual yang mengambil keuntungan dengan menjual secara cepat dalam hitungan menit atau jam. hal ini dilakukan untuk menghindari fluktuasi harga pasar.

 

Long Term Trader adalah penjual yang mengambil keuntungan dengan cara membeli asset dan menahan nya untuk waktu yang lama. Entah Minggu, Bulan atau bahkan tahun. 

 

Nah, Tipsnya 

Jika kalian menginginkan berjualan secara cepat, maka cara trading dengan short term cocok untuk anda. namun jika anda yakin dengan asset yang anda beli akan tumbuh dengan stabil dan harga semakin tinggi, maka cocok lah Long Term untuk anda. 

 

Semoga tips diatas bisa menjadi tolak ukur anda untuk memulai trading mendapatkan profit anda.

Amirus Arragil

I am Blogger, Developer and also learner. :)