Tak Kalah Seram dengan Kuntilanak, Begini Cerita Hantu La Llorona

Vio Fors | Jumat, 12 Apr 2019 - 12:52 PM

Indonesia memiliki hantu wanita yang sangat terkenal dan menyeramkan. Ia disebut sebagai Kuntilanak. Hantu Kuntilanak terkenal di berbagai tempat di seluruh Indonesia. Bahkan, cerita seramnya karena acap ditulis di buku atau diangkat ke layar lebar, cukup dikenal di beberapa negara lain juga.

Dari luar negeri, ternyata ada juga cerita hantu wanita yang tidak kalah seram dengan cerita hantu Kuntilanak. Hantu tersebut bernama La Llorona.

Cerita hantu La Llorona ini sangat populer di daerah-daerah hispanik. Mungkin sepopuler cerita Kuntilanak di berbagai tempat di Indonesia.

Baca juga

Kisahnya tak sekadar menyeramkan, tapi juga menyedihkan. Menurut cerita yang tersebar luas, konon katanya, La Llorona dikenal juga sebagai Lady in White. Arti La Llorona sendiri memiliki arti "Wanita yang Menangis". Alasannya adalah karena terdapat kisah memilukan di mana menjadi awal terciptanya hantu ini.

Pada suatu hari di sebuah desa yang kecil, hidup seorang gadis yang memiliki kecantikan luar biasa. Bahkan, secara berlebihan banyak orang mengatakan ia wanita paling cantik di dunia yang ada kala itu. Namanya Maria.

Memiliki wajah cantik tentu Maria berbangga. Akan tetapi, ia juga sangat sombong karena menganggap tak ada yang lebih cantik dari dirinya. Soal kecantikan, bagi gadis itu ia tak ada tandingannya. Seiring berjalannya waktu, Maria tumbuh dewasa, dan juga semakin cantik juga.

Maria yang telah jadi wanita muda, tak pernah tertarik pada para laki-laki yang ada di desanya. Ia ingin menikah dengan pria yang paling tampan di dunia.

Suatu hari, datang seorang pria yang sangat tampan dan juga kaya. Ia tertarik pada Maria, begitu juga wanita muda itu menganggap pria tersebut tepat bagi dirinya. Singkat cerita, dari apa yang dilalui mereka berdua, mereka pun menikah.

Semua berjalan dengan baik pada awalnya. Mereka berdua memiliki dua orang anak dan hidup layaknya keluarga bahagia pada umumnya. Namun, beberapa tahun kemudian, pria itu mulai sering pergi meninggalkan kota dan beberapa bulan sekali pulang.

Saat pulang, pria tersebut hanya menemui anak-anaknya dan tak lagi peduli pada Maria. Bahkan, konon ia berencana menyingkirkan Maria dan menikah dengan perempuan lain. Perempuan dari kelas sosial yang setara dengan dirinya.

Maria mulai kesal pada suaminya itu. Dan kekesalan serta kemarahannya memuncak saat suatu hari, Maria bersama dua anaknya berada di tepi sungai. Sang suami lewat di sana, tapi malah cuek pada Maria. Ia yang kesal dengan penuh emosi mendorong jatuh kedua anaknya ke sungai.

Setelah sadar akan perbuatan bodohnya, Maria berusaha menolong dua anaknya. Sayang, wanita itu gagal. Anaknya tak lagi ia temukan. Maria kemudian menenggelamkan dirinya sendiri sampai mati. Ia ditemukan dan dikubur.

Mulai sejak saat itu, orang-orang sering mendengar suara tangisan di dekat danau. Bahkan, tak sedikit yang mengaku pernah melihatnya. Cerita mitos ini terkenal hingga sekarang, cerita tentang hantu yang diberi La Llorona. Konon, La Lloronoa masih mencari anak-anaknya.

Kisah seram ini memang tak kalah menyeramkan dibanding cerita Kuntilanak di Indonesia.
 

Tag: Hantu, La Llorona

Vio Fors

Nulis apa aja