Black Hole, Fenomena Bersejarah di Dunia

Era Rina Juniarti Simanjuntak | Minggu, 14 Apr 2019 - 09:42 AM

Saat kita disini masih ribut mana duluan ayam atau telur, ada satu hal yang sedang heboh di perbincangan diseluruh dunia. Rabu 10 April 2019, setelah lebih dari 200 ilmuwan kumpul, 8 observator dari belahan dunia bersatu dan satu misi besar bersama. Akhirnya kumpulan orang hebat ini untuk pertama kalinya dalam sejarah telah berhasil mendapatkan foto “Black Hole”.

Melalui foto ini prediksi gila salah satu ilmuwan jenius Albert Enstein berhasil dibuktikan lebih lanjut, 100 tahun lalu sudah mendapatkan bukti yang kuat, pendek nya alam semesta kita tidak seperti yang kita bayangkan. Sesudah itu banyak ilmuwan lainnya mencari kebenaran mengenai konseo “Black Hole”.

100 tahun yang lalu seorang llmuwan memprediksi bahwa ada binatang besar yang hidup jauh sebelum adanya manusia, penemuan ilmuwan ini tidak dapat di percaya oleh manusia pada saat itu. Sampai akhirnya lambat laun, ilmuwan-ilmuwan setelahnya mendapatkan fosil-fosil bintang berukuran besar. Tetapi masih sulit dipercaya karena tidak ada seorang pun yang pernah bertemu langsung dengan bintang tersebut, jadi para ilmuwan hanya bisa menggambarkan bentuknya saja.

Baca juga

Sampai pada suatu hari ada ilmuwan-ilmuwan hebat mencari tahu kebenarannya dengan alat-alat canggih yang mereka ciptakan. Mereka mendapatkan foto binatang besar tersebut, ya mirip Dinosaurus, seperti yang kita lihat di majalah, buku pelajar, dan film-film holywood. Tapi ternyata itu semua hanya ilustrasi saja, itu hanya gambaran prediksi kita terhadap bintang besar ini. Dan yang lebih mengejutkan itu semua sama hal dengan gambar “Black Hole” gambar-gambar di internet, buku pelajaran, dan majalah semuanya hanya ilustrasi.

Oleh karena itu ini adalah fenomena yang spesial, untuk pertama kalinya kalian bisa melihat “Black Hole” ini merupakan hadiah dari hasil perjuangan. Dari sekumpulan ilmuwan banyak bahwa tidak ada yang mustahil. 

Black Hole secara teknis merupakan sebuah ruang di angkasa yang memiliki gravitasi yang sangat kuat, Black Hole terdiri dari bagian yang disebut Singularity dan bagian yang disebut Event Horizon. Bagian Singularity masih misterius dan tidak diketahui isinya, berbeda dengan Event Horizon merupakan wilayah yang memiliki gaya gravitasi yang sangat kuat, hingga objek yang ada di alam semesta ini tidak bisa kabur termasuk cahaya objek yang paling tercepat di alam semesta kita. 

Kita bisa mengetahui keberadaan “Black Hole” dari efek gravitas “Black Hole” terhadap objek disekitarnya, selain itu “Black Hole” juga dapat di deteksi dengan mengamati orbit luar angkasa yang sering memiliki orbit yang aneh, karena ternyata objek tersebut terpengaruh dengan gaya gravitasi “Balck Hole” di dekatnya. 

Bentuk dari “Black Hole” seperti donat yang di masak di oven selama 3 jam. Bagian tengah “Balck Hole” itu menyerap semua cahaya yang lewat jika cahaya lewat diluar dapat berhasil kabur, akibatnya cahaya tersebut melinggari “Black Hole”. 

Kalian merupakan orang beruntung yang dapat menyaksikan sejarah terbaik ini. 

Sumber : Youtube.com/kokbisa?

Tag: Black Hole, Ilmuwan , Alam Semesta, News